Rabu, 02 Mei 2012


KECEPATAN AKSES SOLID STATE STORAGE
 Kecepatan dan kehandalan adalah dambaan banyak orang saat mengakses data. Dan ini didengar oleh Transcend melalui tawaran produk SSD (solid state disk) terbarunya, Solid State Disk Portable SSD183C.

Koneksi USB 3.0 dikemaskan pada storage yang menggunakan memori flash NAND tersebut. Dalam moda Turbo di port USB 3.0, SSD183C disebutkan mampu mencapai kecepatan transfer sampai 260MB/s. Maka Sebuah film DVD cukup dipindahkan dalam waktu 15 detik.
Agar lebih produktif, pemilik SSD ini disarankan untuk mengunduh Transcend JetFlash Elite Data Management Tools. Ini agar ia bisa antara lain memeriksa akun non e-mail berbasis Web dari jarak jauh dengan mengoneksikan SSD-nya ke komputer yang punya akses Internet.
KECEPATAN SSD BERBASIS FLASH
Data dalam SSD berbasis flash biasanya disimpan dalam sel memori pada chip. Dalam kelompok ini ada dua macam jenis sel memori yang umum digunakan, yaitu jenis MLC (Multi Level Cell) dan SLC (Single Level Cell).
SSD jenis MLC biasanya lebih murah dibandingkan dengan yang berbasis SLC. Hal ini disebabkan MLC menyimpan data sebesar 3 bit atau lebih setiap selnya, sedangkan untuk SLC hanya 1 bit saja, sehingga biaya per giga byte-nya menjadi lebih rendah.
Sedangkan SSD jenis SLC berharga lebih mahal,namun tipe ini memiliki kelebihan tersendiri jika dibandingkan dengan jenis MLC, yaitu kecepatan transfer data yang lebih tinggi, konsumsi daya yang lebih rendah dan daya tahan sel memori yang lebih lama. Salah satu penyebab mahalnya harga SLC ini adalah ongkos pembuatan yang lebih tinggi per giga byte-nya mengingat SSD jenis SLC hanya mampu menyimpan data dengan jumlah yang lebih sedikit per selnya.
KECEPATAN SSD Berbasis DRAM
SSD dengan teknologi ini memiliki kecepatan akses data yang sangat tinggi (umumnya kurang dari 1 mili detik). Perangkat ini biasanya dilengkapi dengan baterai internal dan sistem penyimpanan data cadangan untuk memastikan tetap adanya data dalam SSD saat komputer dimatikan atau mati mendadak. Dalam kondisi ini, baterai dalam SSD akan memasok daya bagi rangkaian sel untuk menyalin semua informasi dari DRAM ke perangkat penyimpanan cadangan. Saat komputer dinyalakan lagi, semua informasi ini akan dikembalikan lagi ke DRAM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar